Literasi (Puisi)
Hanya Sebatas Khayalan
Karya : Salsa Nabila
Mungkin ini hanya suatu harapan yang tak pernah terjadi
Mungkin ini semua adalah mimpi
Ku ingin memiliki teman yang sejati
Bukan untuk memanfaatkan diri ini
Ku juga ingin berkumpul bersama
Ku juga ingin bermain bersama
Tapi semua itu hanyalah angan-angan
Tapi ku butuh teman bukan angan-angan
Bagaikan bulan dan matahari
Dipisahkan oleh malam dan siang hari
Bagaikan anak-anak yang bermain tiada henti
Berkumpul hanya untuk bercerita tentang hari ini
Tapi hanyalah do'a dan zikir dimalam hari
Yang dapat menyejukkan hati
Semua ini dapat diimpikan
Bukan untuk menjadi impian
Ku akan tetap menimba ilmu setinggi-tingginya
Karna ku ingin membanggakan orang tua
Ku juga ingin menjadi seorang ahli
Karna ku akan membuktikannya dikemudian hari
Malaikat Tak Bersayap
Karya: Salsa Nabila
Tiap gerak gerik yang kulakukan
Tiap kegiatan yang ku kerjakan
Kau beriku dengan dukungan
Kau beriku dengan dekapan
Disetiap malam
Engkau doakan ku dengan ikhlas
Dan mengakhirinya dengan salam
Doamu slalu menyetaiku tanpa batas
Setiap ku bercerita
Engkau berikan tanggapan dan solusi
Engkaulah ibu
Slalu menyinari ku dengan kasih sayang mu
Bagaikan jam dinding yang berdetak
Bagaikan hari demi hari yang berganti
Engkaulah ibu slalu beriku dengan dukungan yang tiada henti
Ya Allah Ya Tuhanku
Ampunilah dosa dosa ibuku
Ibu ampunilah kesalahan anakmu
Yang slama ini durhaka kepada mu
Ya Allah Ya Tuhanku
Kabulkan lah doa hambamu
Ku mohon kepada Mu Ya Allah....
Agar kelak diakhirat nanti bisa bersama dengan malaikat tak bersayap bagiku
Dear ibu
Lembaran Suram
Karya: Salsa Nabila
Bagaikan membalikkan buku
Bagaikan menghembuskan debu
Ku slalu temuimu
Ku slalu menyesal karnamu
Tiap melangkah
Lembaran Suram slalu ada
Lembaran yang penuh coretan slalu ada
Ku ingin punya lembaran putih bersih tanpa coretan
Hari ini
Ku niatkan untuk dapat mempunyai lembaran putih itu
Ku niatkan agar dapat memilikinya seumur hidupku
Semoga semua ini dapat terwujud
Hari hari yang begitu bahagia bagi mereka
Hari hari yang membuat mereka dapat berbagi cerita
Mereka slalu memiliki lembaran putih
Namun Menapa aku tidak?
Mungkin semua ini adalah takdir
Yang tak bisa dihindari
Yang tak bisa dimungkiri
Takdir ini harus ku jalani
Walau hanya lembaran Suram
Lirikan Alam
Karya : Salsa Nabila
Mungkin ini semua ulah manusia
Mungkin semua ini ulah tangan jahil
Yang tak senang melihat keindahan
Yang tak riang melihat keasrian
Banyaknya hewan yang punah
Banyaknya hutan yang gundul
Banyaknya fenomena alam
Banyaknya bencana alam
Alam itu slalu melirik
Bukan tidur
Alam itu diam bukan berarti bisu
Alam itu ingin bicara namun bukan tugasnya
Ia ingin kita mengerti
Ia ingin kita pahami
Apa yang ia alami
Apa yang ia hadapi
Apakah kita tidak punya hati
Apakah kita tidak punya waktu
Untuk membangun sebuah keasrian
Untuk mengatasi semua yang sedang ia alami
Alam itu ingin menjadi asri kembali
Alam itu ingin menjadi hijau kembali
Tanpa ada bencana alam
Tanpa ada fenomena alam
Bagaikan sampah
Slalu menjengkelkan bagi manusia
Slalu di buang oleh manusia
Tanpa sadar bahwa sampah dapat di olah
Jika kita berada di posisinya
Pasti kita membangun keasrian bukan membangun polusi udara
Pasti manusia yang punya hati akan mengolah dan menata alamnya supaya rapi
Esok hari
Ku tak ingin lagi
Melihat ratapan alam
Ku tak ingin lagi
Melihat bencana alam
Dan ku ingin alamku asri tanpa harus diingatkan lagi
Sesalkanlah Sekarang
Karya:Salsa Nabila
Bagaikan duduk di atas awan
Bagaikan melihat alam dari atas langit
Mungkin kita tak pernah menyadari
Mungkin kita tak pernah mengingat lagi
Anak anak di luar sana
Bekerja untuk menghidupi keluarga
Bekerja untuk makan sehari-harinya
Kadang mereka tidak lagi mempunyai orang tua
Sedangkan kita
Pagi hari pergi sekolah
Siang hari pulang sekolah
Dengan tanpa memikirkan beban di rumah
Yang bekerja adalah orang tua
Yang mengais rezeki adalah orang tua
Mungkin kita ini adalah orang orang yang sombong
Tidak pernah melihat kebawah
Betapa pedihnya hidup mereka
Ku menyesal
Ku menyesal
Ku menyesal
Dan menyesal
Ku berjanji akan tidak sombong lagi
Akan tidak menyombongkan diri lagi
Agar dapat bersyukur dengan keadaan ini
Karena kita hidup lebih dari cukup
Dengan ini
Dengan semua ini
Akankah teringat bagi kita untuk bersyukur
Akankah teringat bagi kita untuk balas Budi
Mungkin jawabannya adalah sanggup
Mungkin jawabannya adalah sanggup
Tapi semua butuh bukti
Hanya dijabarkan oleh hati ini
Hidup Yang Kadang Tak Adil
Karya:Salsa Nabila
Bagaikan dua tumbuhan
Tumbuhan satu diberi pupuk
Tumbuhan dua tak diberi pupuk
Itulah hidup
Kadang tak adil
Kadang tak sama
Dilihat dari bawah
Dilihat dari kalangan bawah
Mereka masih kecil
Mereka masih ingusan
Telah mencari nafkah
Telah mengais rezeki
Mereka mencari rezeki
Untuk keluarganya
Untuk hidupnya
Untuk hidup sehari-hari
Mereka terpaksa melakukannya
Mereka terpaksa menjalaninya
Walau perih yang dia rasakan
Walau lelah yang dia tangguhkan
Mungkin bukan hidup yang kadang tak adil tapi karna keadaannya
Mungkin bukan dia yang mengais rezeki namun siapa lagi yang bekerja
Ya Allah mudahkanlah bagi mereka
Mudahkanlah urusannya
Lapangkanlah rezekinya
Sehingga mereka bahagia
Dan tetap hidup walau hanya sederhana
Melukis Di Angkasa
Karya: Salsa Nabila
Bagaikan pelangi
Bagaikan mentari
Timbul setelah hujan
Timbul saat pagi hari
Membentang di langit tinggi
Melengkung hiasi muka bumi
Menjabarkan warna warni
Memberikan keindahan yang tersembunyi
Ku juga ingin menjadi mentari
Ku juga ingin menjadi pelangi
Dapat melukis di langit tinggi
Dapat melayang layang sesuka hati
Bagaikan mengukir prestasi yang tinggi
Bagaikan mencoba menaklukkan tingginya puncak gunung berapi
Dengan prestasi
Dengan ilmu yang tinggi
Ku ingin menggapai mimpi
Ku ingin menjadi seseorang yang kuharapkan saat ini
Dengan penuh prestasi dan perjuangan tinggi
Berteman Senja
Karya :Salsa Nabila
Senja adalah waktuku bercerita
Dengan langit cerah bewarna jingga
Hanya bisa bernaung dan merenung
Hanya bisa melihat betapa indahnya alam semesta
Dalam renungan ku
Ku bercerita dengan jingga
Ku bercerita dengan senja
Walau jawabannya adalah diam
Namun itu yang ku tunggu
Senja mengarahkan ku
Senja membisikan ke telingaku
Betapa indahnya langit jingga
Betapa menawannya waktu senja
Dia ajak aku gembira
Walau dalam kesepian dan kesendirian
Namun ku bersyukur
Masih ada senda gurau dibalik kesendirian ini
Masih ada kegembiraan dalam air mata ini
Ku bersyukur masih ada kegembiraan
Walau berpalut air mata
Air Mata Api Yang Tersembunyi
Karya : Salsa Nabila
Awalnya mereka pendengar yang baik
Awalnya mereka ku percaya
Sekarang tidak lagi
Tidak lagi...
Dia sedih
Ku juga ikut sedih
Dia bahagia
Ku juga ikut bahagia
Namun kau berkhianat
Kesedihan yang kau buat bukan dari hati nuranimu
Namun itu air mata pengkhianat
Mengapa kau sembunyikan
Mengapa...
Kau dulu kupercaya
Walau berkhianat akhirnya
Tapi harus bagaimana
Yang air mata tersebut telah membakar persahabatan kami
Mengenang Waktu
Karya:Salsa Nabila
Ku melaju ke arah masa depan
Tanpa melihat ke belakang
Tanpa bimbang dan ragu
Ku memikirkan masa yang akan datang
Lelah pasti terasa
Capek tentu saja
Namun ku tak ingin
Membuang - buang waktu
Bermenung dan terpikir
Masaku yang penuh kesedihan
Masa - masa yang penuh air mata
Masa dulu yang penuh duka
Namun semua itu
Bukan untuk di tangisi
Bukan untuk diulangi
Tapi untuk mengacu kepada masa depan
Yang lebih hebat dan berprestasi
Pelangi Pagi
Karya : Salsa Nabila
Kini ku berada di awal tahun
Berada di tahun yang baru
Mengakhiri tahun lalu
Yang suram dan haru
Biru langit telah menyaksikan perjalananku
Putih awan tak akan pernah terlengah dengan setiap langkahku
Tapi Pelangi telah mengikuti sejuknya pagi hari
Melukiskan langit biru yang penuh semangat pagi
Bagaikan hati
Yang ditata rapi
Bagaikan mentari pagi
Yang menyinari bumi
Tapi yang ku lukiskan
Bukan pelangi
Bukan juga langit pagi
Tapi tentang kegembiraan pagi ini
Menapak di jalan
Menginjak satu persatu kesalahan yang terjadi kemarin pagi
Dengan langkah mulia untuk menuntut ilmu
Menampilkan gambaran ilmu
Untuk esok, kini dan nanti
Ini Dan Itu
Karya: Salsa Nabila
Sedemikian rupa alasanmu
Mengelak dari semua tuduhan dan semua kelakuan
Mengaku tidak
Dan tidak
Kau bilang ini dan itu
Tapi semua hanya khayalan belaka yang kau imajinasi kan
Tiada kejujuran yang tercorak di bibirmu
Tiada pengakuan yang asli dan pasti
Ini dan itu menjadi topeng penutup perbuatanmu
Sebagai alat untuk membohongi
Menipu, dan berdusta
Ku ingin kau jujur
Ku ingin kau pergi dari dunia pendusta
Yang selalu berambisi untuk menipu dan membohongi seseorang
Tiada kata rugi
Untuk merubah diri
Dari segala perbuatan buruk yang dulu kau lakukan
Demi corak jujur yang selalu terpendam dalam dirimu
Yang Tak Terhitung
Karya:Salsa Nabila
Bagaikan embun pagi yang bertaburan
Bagaikan daun layu yang berserakan
Banyaknya tak terhitung
Jumlahnya tak pernah punah
Semakin hari
Semakin banyak
Semakin lama
Semakin busuk
Tak pernah di olah
Tak pernah di pilah
Yang ada tumpukan nya
Sampah dimana-mana
Setiap perjalananku
Ku slalu temui nya
Ku slalu melihat tumpukan nya
Ku ingin dia diolah semestinya
Agar tak ada pencemaran
Bencana alam dan bau yang tak diinginkan
Pemain Senja
Karya:Salsa Nabila
Duduk di tepi
Menepi ditepian
Bermain dan bercerita
Melihat langit senja
Selalu ku temui
Kau disaat itu
Selalu ku lihat
Kau di sela-sela senja
Selalu ku lihat pergantian mu
Dari siang menjadi malam
Namun saat - saat terakhirmu
Sangatlah secepat kilat
Dilihat
Kau kan pergi
Meninggalkanku duduk menepi di sini
Ya di sini
Namun ku tahu
Kau kan datang kembali
Di esok hari
Sandaran Hati
Karya:Salsa Nabila
Kadang ku bingung
Bagaimana caraku tuk menghadapi situasi
Yang kadang tak pasti
Tapi ku yakin apa yang akan ku lakukan
Ku hanya bisa mendekap pada bidadari jiwa yang selalu menjaga hati
Dalam situasi apapun
Bagikan hari tanpa cerita
Yang diam tanpa kabar
Yang sunyi tanpa kebisingan
Yang diam dalam mulut yang terkunci
Diam tak bisa bicara
Bukan bisu tapi mulut ini terkunci
Ku hanya dapat membaca situasi dalam sunyi
Dan mendekap di dekapan bidadari yang menjadi sandaran hati
Dalam kesunyian
Dalam diam dan kebisuan
Situasi Yang Sunyi
Karya:Salsa Nabila
Bagaikan berada di dalam ruang kosong
Yang langka dengan suara
Yang diam dari segala kata
Yang hening tanpa canda tawa
Yang hanya penuh dengan duka
Ku ingin situasi ini berubah menjadi suka
Tanpa terliputi oleh duka
Ku ingin yang sunyi menjadi senda gurau
Tanpa terliputi oleh para kesedihan yang menyait hati
Namun itu semua hanya mimpi
Dan yang kutemui hanya sunyi ,
Sunyi dan sunyi lagi
Dalam keadaan itu kutemui detakan jam dinding yang selalu membawa waktu
Yang kubenci selalu ku temui
Yang kusuka jarang terjadi
Namun ku tahu waktu akan selalu membawa hidupku
Yang suka akan menjadi kenyataan di hari kelak
Bukti Bisu
Karya:Salsa Nabila
Diam dari segala kata
Bisu dari segala bukti
Hanya terdiam dari suka
Berada di dalam duka
Ku punya bukti perjalananku
Ku punya saksi hidupku
Namun dia bisu
Dan tak bisa dipaksa untuk bicara
Namun dia tau susah senang hidupku
Dia tau jerih payah ku
Bersamanya ku melangkah
Bersamanya ku mengukir jejak baru
Bersamanya ku menapaki jalan yang berliku
Tanpa harus ragu - ragu
Karnanya ku punya semangat baru
Yang membara di jiwaku
Namun orang diluar sana
Tak mengetahuinya karna hanya aku dan mu yang tau perjalanan panjang hidupku
Kunci Hidupku Dan Hidupmu
Karya:Salsa Nabila
Menghindar dari segala kata yang menyait hati tanpa henti
Menjauh dari segala hal yang menusuk hati
Ini hidupmu
Bukan hidup mu
Yang jauh berbeda dari mu
Yang masih memiliki banyak kekurangan
Dan jauh dari kata sempurna
Namun berkat hidupmu ku dapat memotivasi
Akan selalu ku simpan dalam memori
Satu persatu rincian hidupmu
Ku jadikannya diari
Ku tutup rapat tanpa rongga
Agar selalu melekat dalam jiwa
Agar selalu senang dalam situasi apapun itu
Bagaikan matahari yang bersinar terang
Bagaikan tumbuhan yang berbunga
Ku suka hidupmu
Namun ku juga ingin sepertimu
Agar sedih di hidupku menjadi kesenangan dalam hidupku
Dan harus selalu senang dalam situasi apapun yang terjadi
Pergi Dan Datang Kembali
Karya:Salsa Nabila
Bagaikan hujan yang turun, berhenti dan datang kembali
Bagaikan bunga yang kuncup kembali mekar
Menghilang kau pergi
Namun sekarang kau datang kembali
Mendekati ku yang hanyut dalam kolam air mata
Kau hembus sedihku
Kau rubah menjadi tawa
Tawa yang turun
Tak akan pudar lagi
Karna ku kan tahan
Agar kau tak pergi lagi
Dari kehidupan ku ini
Tak pernah ku lepas kau lagi
Tak pernah
Ku janji
Sujud Sang Pendosa
Karya:Salsa Nabila
Bersenang-senang dengan dunia
Berfoya-foya dengan harta
Mengumpulkan banyak dosa
Tak pernah kau lirik pahala
Bagaikan daun yang berguguran
Bagaikan sampah yang tak terbuang
Habis sia sia
Yang dapat hanya dosa
Namun semuanya berakhir
Saat kau duduk disela sela
Orang yang shaleh
Mendengar dan langsung pergi
Melangkah ke mesjid
Mengambil air wudhu yang benar atau salah
Dan kau langsung shalat
Walau sebenarnya tak tau niat shalatnya
Kau sujud dalam lumpur
Kau tobat dalam dosa
Meski kau dulu sang pendosa
Tapi Allah tak pandang kulit
Allah kan terima taubat kau
Selagi engkau berada di jalan-Nya
Diantar Sang Bintang
Karya:Salsa Nabila
Memandang ke langit
Melihat cahaya kecil yang membayang
Bagaikan bintik terang
Yang melayang layang
Indahnya tak terbayang
Ia suguhkan pemandangan
Yang slalu menempel di pelupuk mata
Yang slalu terbayang di angan angan
Ia bintang
Bintik terang
Yang slalu membawaku ke sebuah mimpi
Yang mengantarku hingga terbangun
Hanya doa dan kau
Yang mengantarku
Hanyaku dan kamu yang menjalaninya
Berakhir dengan ketenangan
Yang mengukir bekas dalam ingatanku
Tamu Yang Suci
Karya:Salsa Nabila
Datang hanya sekali
Datangnya setahun lagi
Yang mengikat makhluk halus
Yang menyimpan banyak pahala
Sucinya tak terbilang
Hanya ada lilitan pahala
Di dalamnya
Ku sambut kau dengan suka
Dan kulepas kau dengan duka
Di akhir magrib
Di malam takbiran
Ya Allah
Pertemukanlah kami
Di tahun depan
Panjangkanlah umur ku
Agar dapat lagi menikmati sucinya
Agar dapat menikmati pahala yang berlipat ganda
Amin
Hari-hari Terakhir
Karya:Salsa Nabila
Diantara dengung takbir yang berkumandang
Diwaktu yang habis satu persatu
Merinding lalu menangis
Mengenang sebulan peristiwa tak terlupakan
Bulan yang suci
Kini kan pergi
Tinggalkan semua keseruan di akhir malam
Diakhir malam takbiran
Sekarang saatnya menyambut
Hari nan fitri
Walau harus meninggalkan kenangan suci
Di bulan yang penuh arti
Ketika Langit Mulai Terang
Karya:Salsa Nabila
Saat rumput masih basah
Saat embun masih bertetesan
Sudah lama kaki ku tak melangkahi
Sudah lama kaki ini tak mengukir bekas jejak lagi
Ketika langit mulai terang
Biasanya ku langkahkan kaki ini
Menempuh jalan itu
Menuju rumah kedua ku
Menuju sumber ilmu
Menunggu orang tua kedua bersama di dalam kelas
Esok mungkin ku kan bertemu lagi dengannya
Saat libur panjang ini telah usai
Agar langit yang terang dapat lagi membawaku
Ke sekolah penuh ilmu
Hijau Tuk Alamku
Karya:Salsa Nabila
Virus Mewabah
Karya: Salsa Nabila
Bagaikan korona
Kau lebih dari itu
Kau menjadi virus di kehidupan
Kau menjadi beban di hidupku
Kau bunuh ekosistem
Kau lumpuhkan keasrian alam
Kau lah Sampah
Selalu berserakan di mana mana
Selalu menjadi bukit yang busuk
Seharusnya kau di olahraga
Kau dibuang di tempat sampah
Bukan jadi
Sesuatu yang tak bernilai
Dan diolah menjadi lebih berguna
Hidup Bagaikan Mimpi
Karya:Salsa Nabila
Terkadang semua ini
Ada alurnya
Sebanding dengan cerita
Di alur pertama selalu bahagia
Dipertengahan alur di mulai kesedihan
Tapi semua itu seperti mimpi
Terkadang mimpi indah
Dan terkadang mimpi buruk
Tapi semua ini ku senangi
Karena di akhir cerita pasti bahagia
Akhir Yang Pasti
Karya:Salsa Nabila
Datang akan pergi
Pasti ini akan terjadi
Semua diawali dengan datang
Lalu berakhir kepergian
Walau sedih meski dilewati
Walau susah harus dihadapi
Setiap langkah pasti ada akhirnya
Sebab hidup selalu akan pernah berakhir
Bahagia
Karya:Salsa Nabila
Bagaikan merpati putih
Berkilau selalu
Beseri selalu
Tanpa ada menghambat
Bahagia adalah satu kata
Mengungkapkan isi hati
Yang slama ini ku rasakan
Mutiara indah yang selalu kusimpan dalam hati
Maafkanku
Karya:Salsa Nabila
Jika bukan ku yang bersalah
Jika aku hanya sebagai korban
Bukan berarti ku bukan tak berdosa
Bukan berarti ku tak bernoda
Ku hanya pasrah
Ku hanya bisa menintrospeksi diri
Dengan kesalahan itu
Hanya kata maaf yang menyatukanku
Dengan mu
Maafkan ku
Maafkanlah
Ku Bukan Yang Paling Sempurna
Karya:Salsa Nabila
Memang diatas langit masih ada langit
Diatas sempurna masih ada yang sempurna
Kata itu masih menghindar dari diriku
Masih menjauh dari pelukanku
Sempurna adalah kebahagiaan
Tapi tanpa sempurna ku juga dapat bahagia
Karena ku masih memiliki keluarga
Yang selalu memberiku semangat hidup dan bahagia
Pilihan Hati
Karya:Salsa Nabila
Di hati ini hanya ada satu tujuan
Satu arah yang semata
Hanya tertuju padanya
Slama ini hanya disimpan dalam hati
Dia bukan orang biasa
Bukan sama dengan yang lain
Tapi ku lihat dari jiwanya
Berisi al Quran yang suci
Berisi ayat-ayat Allah yang suci
Ampun Ya Allah
Karya:Salsa Nabila
Ya Allah
Ku meminta ampun pada-Mu
Ku harap maaf pada-Mu
Atas segala kesalahan ku
Ya rabb
Ku ampun atas dosa ku ini
Ku ampun atas kesalahan ku ini
Ya Allah
Terimalah ampunanku ini
Ya Allah
Ampunilah hamba mu ini
Ya rabb
Dadu Hidup
Karya:Salsa Nabila
Berputar tiada henti
Terhempas berkali-kali
Tapi tak pernah usai
Tak pernah berakhir
Ku tak sanggup dengan perputaran ini
Namun semua harus dijalani
Namun juga ada ukiran bahagia di setiap putaran
1001 Kisah
Karya:Salsa Nabila
Ku harap ini kisah sedih terakhir yang ku hadapi
Ribuan kisah bahagia yang kuharap kedepannya
Ku tak ingin lagi hidup berliput air mata
Ku tak ingin air mata ini kembali bertaburan
Sudah lelah ku hadapi ini
Sudah capek ku tempuh ini
Kuharap ini benar benar terjadi
Kuharap ini benar-benar nyata
Ya karena ku butuh kisah yang berbekas bahagia
Ini Kisah Nyata
Karya:Salsa Nabila
Tidak ada kata berandai-andai
Tidak ada kata bagaikan
Ini kisah nyata
Yang slalu ku nanti nanti
Yang selalu ku tunggu tunggu
Ku harap dan kisah itu datang sendiri
Terima kasih Ya Allah
Terima kasih Ya Rabb
Bahagia Itu Sederhana
Karya:Salsa Nabila
Senjata utama
Yang jarang diketahui
Yang jarang ditampakkan
Dan ku dapatkan senjata itu
Tanpa kekayaan
Tanpa kemewahan
Ku juga dapat bahagia
Dengan keluarga tercinta
Yang memapah ku tanpa ragu
Aku
Karya:Salsa Nabila
Diriku yang asli
Bukan yang terlihat pada mata mu
Aku diam seribu bahasa bukan berarti ku bisu
Bukan ku habis kata kata
Inilah diriku yang asli
Yang tak parnah ku ucapkan
Yang tak pernah ku umumkan
Karena yang terpenting bagiku adalah keaslian jiwa
Inilah Aku
Awan Hitam
Karya:Salsa Nabila
Gelap tanpa cahaya
Hitam tanpa kecerahan
Langit bewarna kelabu
Yang menutupi awan putih
Itu pula isi hatiku ini
Yang hitamnya menutupi keaslian hatiku
Menutupi bahagia yang slama ini ada di dalamnya
Hanya sedikit lapisan hitam itu
Tapi merajalela di hatiku
Namun bagaimana lagi kegelapan itu telah membekas di hati
Terakhir
Karya:Salsa Nabila
Terima kasih ku ucapkan
Padamu
Yang telah mengerti isi hati ini
Yang telah baca pikiranku ini
Bersorak di lautan
Melepas semua kesedihan
Dari puisi ini kuharap kebahagiaan
Untuk mu dan untuk ku
Mungkin ini perpisahan untuk kita
Yang berakhir duka
Tapi ku bahagia kau telah ada
Untuk ku
Terima kasih
Kau sudah menjadi terbaik untukku
Di akhir puisi ini
Ku mohon ini persembahan terakhir untuk mu
Kawan ku
Selesai
Komentar
Posting Komentar