Literasi (Puisi)

Hanya Sebatas Khayalan
Karya : Salsa Nabila

Mungkin ini hanya suatu harapan yang tak pernah terjadi
Mungkin ini semua adalah mimpi 
Ku ingin memiliki teman yang sejati
Bukan untuk memanfaatkan diri ini

Ku juga ingin berkumpul bersama 
Ku juga ingin bermain bersama 
Tapi semua itu hanyalah angan-angan
Tapi ku butuh teman bukan angan-angan 

Bagaikan bulan dan matahari
Dipisahkan oleh malam dan siang hari
Bagaikan anak-anak yang bermain tiada henti
Berkumpul hanya untuk bercerita tentang hari ini

Tapi hanyalah do'a dan zikir dimalam hari
Yang dapat menyejukkan hati
Semua ini dapat diimpikan
Bukan untuk menjadi impian

Ku akan tetap menimba ilmu setinggi-tingginya
Karna ku ingin membanggakan orang tua
Ku juga ingin menjadi seorang ahli
Karna ku akan membuktikannya dikemudian hari 



Malaikat Tak Bersayap
Karya: Salsa Nabila

Tiap gerak gerik yang kulakukan
Tiap kegiatan yang ku kerjakan
Kau beriku dengan dukungan
Kau beriku dengan dekapan 

Disetiap malam
Engkau doakan ku dengan ikhlas
Dan mengakhirinya dengan salam
Doamu slalu menyetaiku tanpa batas

Setiap ku bercerita
Engkau berikan tanggapan dan solusi
Engkaulah ibu 
Slalu menyinari ku dengan kasih sayang mu 

Bagaikan jam dinding yang berdetak
Bagaikan hari demi hari yang berganti
Engkaulah ibu slalu beriku dengan dukungan yang tiada henti 

Ya Allah Ya Tuhanku
Ampunilah dosa dosa ibuku
Ibu ampunilah kesalahan anakmu 
Yang slama ini durhaka kepada mu

Ya Allah Ya Tuhanku
Kabulkan lah doa hambamu 
Ku mohon kepada Mu Ya Allah....
Agar kelak diakhirat nanti bisa bersama dengan malaikat tak bersayap bagiku 
Dear ibu 


Lembaran Suram
Karya: Salsa Nabila

Bagaikan membalikkan buku
Bagaikan menghembuskan debu
Ku slalu temuimu 
Ku slalu menyesal karnamu 

Tiap melangkah 
Lembaran Suram slalu ada 
Lembaran yang penuh coretan slalu ada 
Ku ingin punya lembaran putih bersih tanpa coretan

Hari ini 
Ku niatkan untuk dapat mempunyai lembaran putih itu
Ku niatkan agar dapat memilikinya seumur hidupku
Semoga semua ini dapat terwujud

Hari hari yang begitu bahagia bagi mereka
Hari hari yang membuat mereka dapat berbagi cerita
Mereka slalu memiliki lembaran putih
Namun Menapa aku tidak?

Mungkin semua ini adalah takdir
Yang tak bisa dihindari
Yang tak bisa dimungkiri
Takdir ini harus ku jalani 
Walau hanya lembaran Suram


Lirikan Alam
Karya : Salsa Nabila

Mungkin ini semua ulah manusia
Mungkin semua ini ulah tangan jahil 
Yang tak senang melihat keindahan
Yang tak riang melihat keasrian

Banyaknya hewan yang punah
Banyaknya hutan yang gundul
Banyaknya fenomena alam
Banyaknya bencana alam

Alam itu slalu melirik
Bukan tidur
Alam itu diam bukan berarti bisu 
Alam itu ingin bicara namun bukan tugasnya

Ia ingin kita mengerti
Ia ingin kita pahami 
Apa yang ia alami 
Apa yang ia hadapi 

Apakah kita tidak punya hati
Apakah kita tidak punya waktu
Untuk membangun sebuah keasrian
Untuk mengatasi semua yang sedang ia alami 

Alam itu ingin menjadi asri kembali
Alam itu ingin menjadi hijau kembali 
Tanpa ada bencana alam
Tanpa ada fenomena alam

Bagaikan sampah
Slalu menjengkelkan bagi manusia
Slalu di buang oleh manusia
Tanpa sadar bahwa sampah dapat di olah 

Jika kita berada di posisinya
Pasti kita membangun keasrian bukan membangun polusi udara 
Pasti manusia yang punya hati akan mengolah dan menata alamnya supaya rapi 

Esok hari
Ku tak ingin lagi 
Melihat ratapan alam
Ku tak ingin lagi 
Melihat bencana alam
Dan ku ingin alamku asri tanpa harus diingatkan lagi


Sesalkanlah Sekarang 
Karya:Salsa Nabila

Bagaikan duduk di atas awan
Bagaikan melihat alam dari atas langit
Mungkin kita tak pernah menyadari 
Mungkin kita tak pernah mengingat lagi

Anak anak di luar sana
Bekerja untuk menghidupi keluarga
Bekerja untuk makan sehari-harinya
Kadang mereka tidak lagi mempunyai orang tua

Sedangkan kita 
Pagi hari pergi sekolah
Siang hari pulang sekolah
Dengan tanpa memikirkan beban di rumah

Yang bekerja adalah orang tua
Yang mengais rezeki adalah orang tua
Mungkin kita ini adalah orang orang yang sombong
Tidak pernah melihat kebawah 
Betapa pedihnya hidup mereka

Ku menyesal 
Ku menyesal
Ku menyesal
Dan menyesal 

Ku berjanji akan tidak sombong lagi
Akan tidak menyombongkan diri lagi 
Agar dapat bersyukur dengan keadaan ini
Karena kita hidup lebih dari cukup

Dengan ini 
Dengan semua ini 
Akankah teringat bagi kita untuk bersyukur
Akankah teringat bagi kita untuk balas Budi

Mungkin jawabannya adalah sanggup
Mungkin jawabannya adalah sanggup
Tapi semua butuh bukti
Hanya dijabarkan oleh hati ini



Hidup Yang Kadang Tak Adil
Karya:Salsa Nabila

Bagaikan dua tumbuhan
Tumbuhan satu diberi pupuk
Tumbuhan dua tak diberi pupuk
Itulah hidup

Kadang tak adil
Kadang tak sama
Dilihat dari bawah
Dilihat dari kalangan bawah

Mereka masih kecil
Mereka masih ingusan
Telah mencari nafkah
Telah mengais rezeki

Mereka mencari rezeki
Untuk keluarganya
Untuk hidupnya
Untuk hidup sehari-hari 

Mereka terpaksa melakukannya
Mereka terpaksa menjalaninya
Walau perih yang dia rasakan 
Walau lelah yang dia tangguhkan

Mungkin bukan hidup yang kadang tak adil tapi karna keadaannya
Mungkin bukan dia yang mengais rezeki namun siapa lagi yang bekerja

Ya Allah mudahkanlah bagi mereka 
Mudahkanlah urusannya
Lapangkanlah rezekinya
Sehingga mereka bahagia 
Dan tetap hidup walau hanya sederhana



Melukis Di Angkasa
Karya: Salsa Nabila

Bagaikan pelangi
Bagaikan mentari
Timbul setelah hujan 
Timbul saat pagi hari

Membentang di langit tinggi 
Melengkung hiasi muka bumi
Menjabarkan warna warni
Memberikan keindahan yang tersembunyi

Ku juga ingin menjadi mentari
Ku juga ingin menjadi pelangi 
Dapat melukis di langit tinggi
Dapat melayang layang sesuka hati

Bagaikan mengukir prestasi yang tinggi
Bagaikan mencoba menaklukkan tingginya puncak gunung berapi

Dengan prestasi 
Dengan ilmu yang tinggi
Ku ingin menggapai mimpi
Ku ingin menjadi seseorang yang kuharapkan saat ini
Dengan penuh prestasi dan perjuangan tinggi

Berteman Senja
Karya :Salsa Nabila

Senja adalah waktuku bercerita
Dengan langit cerah bewarna jingga

Hanya bisa bernaung dan merenung
Hanya bisa melihat betapa indahnya alam semesta

Dalam renungan ku 
Ku bercerita dengan jingga 
Ku bercerita dengan senja 
Walau jawabannya adalah diam
Namun itu yang ku tunggu 

Senja mengarahkan ku 
Senja membisikan ke telingaku 
Betapa indahnya langit jingga
Betapa menawannya waktu senja 

Dia ajak aku gembira
Walau dalam kesepian dan kesendirian
Namun ku bersyukur 
Masih ada senda gurau dibalik kesendirian ini
Masih ada kegembiraan dalam air mata ini

Ku bersyukur masih ada kegembiraan
Walau berpalut air mata 


Air Mata Api Yang Tersembunyi
Karya : Salsa Nabila 

Awalnya mereka pendengar yang baik
Awalnya mereka ku percaya 
Sekarang tidak lagi 
Tidak lagi... 

Dia sedih
Ku juga ikut sedih 
Dia bahagia
Ku juga ikut bahagia

Namun kau berkhianat
Kesedihan yang kau buat bukan dari hati nuranimu 
Namun itu air mata pengkhianat

Mengapa kau sembunyikan 
Mengapa... 
Kau dulu kupercaya
Walau berkhianat akhirnya

Tapi harus bagaimana 
Yang air mata tersebut telah membakar persahabatan kami 


Mengenang Waktu 
Karya:Salsa Nabila 

Ku melaju ke arah masa depan 
Tanpa melihat ke belakang 
Tanpa bimbang dan ragu 
Ku memikirkan masa yang akan datang 

Lelah pasti terasa 
Capek tentu saja 
Namun ku tak ingin
Membuang - buang waktu

Bermenung dan terpikir
Masaku yang penuh kesedihan
Masa - masa yang penuh air mata 
Masa dulu yang penuh duka

Namun semua itu 
Bukan untuk di tangisi 
Bukan untuk diulangi
Tapi untuk mengacu kepada masa depan 
Yang lebih hebat dan berprestasi 

Pelangi Pagi 
Karya : Salsa Nabila

Kini ku berada di awal tahun 
Berada di tahun yang baru 
Mengakhiri tahun lalu 
Yang suram dan haru 

Biru langit telah menyaksikan perjalananku 
Putih awan tak akan pernah terlengah dengan setiap langkahku

Tapi Pelangi telah mengikuti sejuknya pagi hari
Melukiskan langit biru yang penuh semangat pagi 

Bagaikan hati 
Yang ditata rapi
Bagaikan mentari pagi 
Yang menyinari bumi

Tapi yang ku lukiskan 
Bukan pelangi 
Bukan juga langit pagi 
Tapi tentang kegembiraan pagi ini 

Menapak di jalan 
Menginjak satu persatu kesalahan yang terjadi kemarin pagi 
Dengan langkah mulia untuk menuntut ilmu

Menampilkan gambaran ilmu 
Untuk esok, kini dan nanti


Ini Dan Itu 
Karya: Salsa Nabila

Sedemikian rupa alasanmu
Mengelak dari semua tuduhan dan semua kelakuan 
Mengaku tidak 
Dan tidak

Kau bilang ini dan itu 
Tapi semua hanya khayalan belaka yang kau imajinasi kan 
Tiada kejujuran yang tercorak di bibirmu 
Tiada pengakuan yang asli dan pasti

Ini dan itu menjadi topeng penutup perbuatanmu
Sebagai alat untuk membohongi
Menipu, dan berdusta 

Ku ingin kau jujur 
Ku ingin kau pergi dari dunia pendusta 
Yang selalu berambisi untuk menipu dan membohongi seseorang

Tiada kata rugi 
Untuk merubah diri 
Dari segala perbuatan buruk yang dulu kau lakukan 
Demi corak jujur yang selalu terpendam dalam dirimu


Yang Tak Terhitung
Karya:Salsa Nabila

Bagaikan embun pagi yang bertaburan 
Bagaikan daun layu yang berserakan 
Banyaknya tak terhitung
Jumlahnya tak pernah punah 

Semakin hari 
Semakin banyak 
Semakin lama 
Semakin busuk

Tak pernah di olah 
Tak pernah di pilah
Yang ada tumpukan nya 
Sampah dimana-mana

Setiap perjalananku
Ku slalu temui nya 
Ku slalu melihat tumpukan nya 
Ku ingin dia diolah semestinya

Agar tak ada pencemaran 
Bencana alam dan bau yang tak diinginkan 


Pemain Senja 
Karya:Salsa Nabila

Duduk di tepi 
Menepi ditepian
Bermain dan bercerita 
Melihat langit senja 

Selalu ku temui 
Kau disaat itu 
Selalu ku lihat 
Kau di sela-sela senja 

Selalu ku lihat pergantian mu 
Dari siang menjadi malam 
Namun saat - saat terakhirmu 
Sangatlah secepat kilat 

Dilihat 
Kau kan pergi 
Meninggalkanku duduk menepi di sini 
Ya di sini 

Namun ku tahu 
Kau kan datang kembali 
Di esok hari


Sandaran Hati 
Karya:Salsa Nabila

Kadang ku bingung 
Bagaimana caraku tuk menghadapi situasi 
Yang kadang tak pasti 

Tapi ku yakin apa yang akan ku lakukan
Ku hanya bisa mendekap pada bidadari jiwa yang selalu menjaga hati 
Dalam situasi apapun

Bagikan hari tanpa cerita
Yang diam tanpa kabar
Yang sunyi tanpa kebisingan
Yang diam dalam mulut yang terkunci

Diam tak bisa bicara
Bukan bisu tapi mulut ini terkunci
Ku hanya dapat membaca situasi dalam sunyi

Dan mendekap di dekapan bidadari yang menjadi sandaran hati 
Dalam kesunyian
Dalam diam dan kebisuan


Situasi Yang Sunyi
Karya:Salsa Nabila

Bagaikan berada di dalam ruang kosong 
Yang langka dengan suara 
Yang diam dari segala kata 
Yang hening tanpa canda tawa
Yang hanya penuh dengan duka 

Ku ingin situasi ini berubah menjadi suka
Tanpa terliputi oleh duka
Ku ingin yang sunyi menjadi senda gurau 
Tanpa terliputi oleh para kesedihan yang menyait hati

Namun itu semua hanya mimpi
Dan yang kutemui hanya sunyi , 
Sunyi dan sunyi lagi 

Dalam keadaan itu kutemui detakan jam dinding yang selalu membawa waktu 

Yang kubenci selalu ku temui
Yang kusuka jarang terjadi
Namun ku tahu waktu akan selalu membawa hidupku 
Yang suka akan menjadi kenyataan di hari kelak

Bukti Bisu
Karya:Salsa Nabila

Diam dari segala kata
Bisu dari segala bukti 
Hanya terdiam dari suka 
Berada di dalam duka 

Ku punya bukti perjalananku 
Ku punya saksi hidupku
Namun dia bisu 
Dan tak bisa dipaksa untuk bicara

Namun dia tau susah senang hidupku
Dia tau jerih payah ku 

Bersamanya ku melangkah 
Bersamanya ku mengukir jejak baru
Bersamanya ku menapaki jalan yang berliku 
Tanpa harus ragu - ragu 

Karnanya ku punya semangat baru
Yang membara di jiwaku 
Namun orang diluar sana
Tak mengetahuinya karna hanya aku dan mu yang tau perjalanan panjang hidupku


Kunci Hidupku Dan Hidupmu
Karya:Salsa Nabila

Menghindar dari segala kata yang menyait hati tanpa henti 
Menjauh dari segala hal yang menusuk hati

Ini hidupmu 
Bukan hidup mu 
Yang jauh berbeda dari mu 
Yang masih memiliki banyak kekurangan

Dan jauh dari kata sempurna 
Namun berkat hidupmu ku dapat memotivasi
Akan selalu ku simpan dalam memori
Satu persatu rincian hidupmu 

Ku jadikannya diari 
Ku tutup rapat tanpa rongga
Agar selalu melekat dalam jiwa
Agar selalu senang dalam situasi apapun itu

Bagaikan matahari yang bersinar terang
Bagaikan tumbuhan yang berbunga
Ku suka hidupmu 
Namun ku juga ingin sepertimu

Agar sedih di hidupku menjadi kesenangan dalam hidupku
Dan harus selalu senang dalam situasi apapun yang terjadi


Pergi Dan Datang Kembali
Karya:Salsa Nabila 

Bagaikan hujan yang turun, berhenti dan datang kembali 
Bagaikan bunga yang kuncup kembali mekar

Menghilang kau pergi 
Namun sekarang kau datang kembali 
Mendekati ku yang hanyut dalam kolam air mata
Kau hembus sedihku 
Kau rubah menjadi tawa 

Tawa yang turun
Tak akan pudar lagi 
Karna ku kan tahan 
Agar kau tak pergi lagi 

Dari kehidupan ku ini 
Tak pernah ku lepas kau lagi 
Tak pernah 
Ku janji


Sujud Sang Pendosa
Karya:Salsa Nabila 

Bersenang-senang dengan dunia 
Berfoya-foya dengan harta  
Mengumpulkan banyak dosa 
Tak pernah kau lirik pahala 

Bagaikan daun yang berguguran
Bagaikan sampah yang tak terbuang
Habis sia sia 
Yang dapat hanya dosa 

Namun semuanya berakhir 
Saat kau duduk disela sela 
Orang yang shaleh 
Mendengar dan langsung pergi

Melangkah ke mesjid
Mengambil air wudhu yang benar atau salah 
Dan kau langsung shalat 
Walau sebenarnya tak tau niat shalatnya 

Kau sujud dalam lumpur 
Kau tobat dalam dosa 
Meski kau dulu sang pendosa 
Tapi Allah tak pandang kulit 
Allah kan terima taubat kau 
Selagi engkau berada di jalan-Nya


Diantar Sang Bintang
Karya:Salsa Nabila

Memandang ke langit 
Melihat cahaya kecil yang membayang 
Bagaikan bintik terang
Yang melayang layang 

Indahnya tak terbayang 
Ia suguhkan pemandangan 
Yang slalu menempel di pelupuk mata 
Yang slalu terbayang di angan angan 

Ia bintang 
Bintik terang 
Yang slalu membawaku ke sebuah mimpi
Yang mengantarku hingga terbangun 

Hanya doa dan kau 
Yang mengantarku 
Hanyaku dan kamu yang menjalaninya 

Berakhir dengan ketenangan 
Yang mengukir bekas dalam ingatanku


Tamu Yang Suci
Karya:Salsa Nabila 

Datang hanya sekali 
Datangnya setahun lagi 
Yang mengikat makhluk halus
Yang menyimpan banyak pahala 

Sucinya tak terbilang 
Hanya ada lilitan pahala 
Di dalamnya 

Ku sambut kau dengan suka 
Dan kulepas kau dengan duka 
Di akhir magrib
Di malam takbiran

Ya Allah 
Pertemukanlah kami 
Di tahun depan 
Panjangkanlah umur ku 
Agar dapat lagi menikmati sucinya 
Agar dapat menikmati pahala yang berlipat ganda 
Amin


Hari-hari Terakhir
Karya:Salsa Nabila

Diantara dengung takbir yang berkumandang
Diwaktu yang habis satu persatu
Merinding lalu menangis
Mengenang sebulan peristiwa tak terlupakan 

Bulan yang suci 
Kini kan pergi 
Tinggalkan semua keseruan di akhir malam 
Diakhir malam takbiran

Sekarang saatnya menyambut
Hari nan fitri
Walau harus meninggalkan kenangan suci 
Di bulan yang penuh arti


Ketika Langit Mulai Terang 
Karya:Salsa Nabila

Saat rumput masih basah 
Saat embun masih bertetesan 
Sudah lama kaki ku tak melangkahi 
Sudah lama kaki ini tak mengukir bekas jejak lagi
Ketika langit mulai terang 
Biasanya ku langkahkan kaki ini 
Menempuh jalan itu 

Menuju rumah kedua ku 
Menuju sumber ilmu
Menunggu orang tua kedua bersama di dalam kelas 
Esok mungkin ku kan bertemu lagi dengannya 
Saat libur panjang ini telah usai 
Agar langit yang terang dapat lagi membawaku 
Ke sekolah penuh ilmu 


Hijau Tuk Alamku 
Karya:Salsa Nabila



Virus Mewabah
Karya: Salsa Nabila 

Bagaikan korona 
Kau lebih dari itu 
Kau menjadi virus di kehidupan 
Kau menjadi beban di hidupku 

Kau bunuh ekosistem
Kau lumpuhkan keasrian alam 
Kau lah Sampah 
Selalu berserakan di mana mana 
Selalu menjadi bukit yang busuk 
Seharusnya kau di olahraga 
Kau dibuang di tempat sampah 
Bukan jadi 
Sesuatu yang tak bernilai 
Dan diolah menjadi lebih berguna 


Hidup Bagaikan Mimpi
Karya:Salsa Nabila

Terkadang semua ini 
Ada alurnya 
Sebanding dengan cerita 
Di alur pertama selalu bahagia 
Dipertengahan alur di mulai kesedihan

Tapi semua itu seperti mimpi 
Terkadang mimpi indah
Dan terkadang mimpi buruk
Tapi semua ini ku senangi 
Karena di akhir cerita pasti bahagia


Akhir Yang Pasti 
Karya:Salsa Nabila 

Datang akan pergi 
Pasti ini akan terjadi 
Semua diawali dengan datang 
Lalu berakhir kepergian

Walau sedih meski dilewati
Walau susah harus dihadapi 
Setiap langkah pasti ada akhirnya 
Sebab hidup selalu akan pernah berakhir


Bahagia
Karya:Salsa Nabila

Bagaikan merpati putih 
Berkilau selalu 
Beseri selalu 
Tanpa ada menghambat 
 
Bahagia adalah satu kata 
Mengungkapkan isi hati 
Yang slama ini ku rasakan 
Mutiara indah yang selalu kusimpan dalam hati 


Maafkanku
Karya:Salsa Nabila

Jika bukan ku yang bersalah 
Jika aku hanya sebagai korban 
Bukan berarti ku bukan tak berdosa 
Bukan berarti ku tak bernoda 

Ku hanya pasrah 
Ku hanya bisa menintrospeksi diri 
Dengan kesalahan itu 
Hanya kata maaf yang menyatukanku 
Dengan mu 
Maafkan ku 
Maafkanlah


Ku Bukan Yang Paling Sempurna
Karya:Salsa Nabila 

Memang diatas langit masih ada langit 
Diatas sempurna masih ada yang sempurna 
Kata itu masih menghindar dari diriku 
Masih menjauh  dari pelukanku

Sempurna adalah kebahagiaan
Tapi tanpa sempurna ku juga dapat bahagia 
Karena ku masih memiliki keluarga 
Yang selalu memberiku semangat hidup dan bahagia


Pilihan Hati
Karya:Salsa Nabila 

Di hati ini hanya ada satu tujuan 
Satu arah yang semata 
Hanya tertuju padanya 
Slama ini hanya disimpan dalam hati 

Dia bukan orang biasa 
Bukan sama dengan yang lain 
Tapi ku lihat dari jiwanya 
Berisi al Quran yang suci 
Berisi ayat-ayat Allah yang suci


Ampun Ya Allah 
Karya:Salsa Nabila 

Ya Allah 
Ku meminta ampun pada-Mu 
Ku harap maaf pada-Mu 
Atas segala kesalahan ku 

Ya rabb
Ku ampun atas dosa ku ini 
Ku ampun atas kesalahan ku ini 
Ya Allah 
Terimalah ampunanku ini 
Ya Allah 
Ampunilah hamba mu ini 
Ya rabb


Dadu Hidup
Karya:Salsa Nabila

Berputar tiada henti 
Terhempas berkali-kali

Tapi tak pernah usai 
Tak pernah berakhir
Ku tak sanggup dengan perputaran ini 
Namun semua harus dijalani 
Namun juga ada ukiran bahagia di setiap putaran 


1001 Kisah 
Karya:Salsa Nabila 

Ku harap ini kisah sedih terakhir yang ku hadapi
Ribuan kisah bahagia yang kuharap kedepannya 
Ku tak ingin lagi hidup berliput air mata 
Ku tak ingin  air mata ini kembali bertaburan

Sudah lelah ku hadapi ini 
Sudah capek ku tempuh ini

Kuharap ini benar benar terjadi 
Kuharap ini benar-benar nyata 
Ya karena ku butuh kisah yang berbekas bahagia


Ini Kisah Nyata
Karya:Salsa Nabila

Tidak ada kata berandai-andai
Tidak ada kata bagaikan 

Ini kisah nyata 
Yang slalu ku nanti nanti 
Yang selalu ku tunggu tunggu 
Ku harap dan kisah itu datang sendiri

Terima kasih Ya Allah
Terima kasih Ya Rabb


Bahagia Itu Sederhana 
Karya:Salsa Nabila

Senjata utama 
Yang jarang diketahui
Yang jarang ditampakkan
Dan ku dapatkan senjata itu 

Tanpa kekayaan
Tanpa kemewahan 
Ku juga dapat bahagia
Dengan keluarga tercinta

Yang memapah ku tanpa ragu  

Aku
Karya:Salsa Nabila 

Diriku yang asli 
Bukan yang terlihat pada mata mu 

Aku diam seribu bahasa bukan berarti ku bisu 
Bukan ku habis kata kata

Inilah diriku yang asli 
Yang tak parnah ku ucapkan 
Yang tak pernah ku umumkan 
Karena yang terpenting bagiku adalah keaslian jiwa 
Inilah Aku 


Awan Hitam 
Karya:Salsa Nabila

Gelap tanpa cahaya
Hitam tanpa kecerahan 
Langit bewarna kelabu 
Yang menutupi awan putih 

Itu pula isi hatiku ini 
Yang hitamnya menutupi keaslian hatiku 
Menutupi bahagia yang slama ini ada di dalamnya 
Hanya sedikit lapisan hitam itu 
Tapi merajalela di hatiku 
Namun bagaimana lagi kegelapan itu telah membekas di hati 


Terakhir
Karya:Salsa Nabila

Terima kasih ku ucapkan 
Padamu 
Yang telah mengerti isi hati ini 
Yang telah baca pikiranku ini 

Bersorak di lautan
Melepas semua kesedihan 
Dari puisi ini kuharap kebahagiaan
Untuk mu dan untuk ku

Mungkin ini perpisahan untuk kita 
Yang berakhir duka
Tapi ku bahagia kau telah ada 
Untuk ku

Terima kasih 
Kau sudah menjadi terbaik untukku
Di akhir puisi ini 
Ku mohon ini persembahan terakhir untuk mu 
Kawan ku  



                                 Selesai





















































Komentar

Postingan populer dari blog ini

Program Volume Tabung